Contoh laporan perjalanan Out Door

LAPORAN PERJALANAN
OUTDOOR
LAPORAN PERJALANAN DISUSUN GUNA
MEMENUHI TUGAS BI

tut wuri handayani.jpg


DISUSUN OLEH :





PENGESAHAN
LAPORAN PERJALANAN OUTDOR GUNA MEMENUHI TUGAS MATA PELAJARAN (BI) LAPORAN INI TELAH DI SETUJUI DAN DI SYAHKAN OLEH WALI KELAS DAN GURU MAPEL :



HARI              :
TANGGAL    :












WALI  KELAS


NIP.
GURU MATA PELAJARAN


NIP.










MOTTO

*      CARILAH ILMU WALAU SAMPAI NEGRI CINA.
*      SETIAP PEKERJAAN DAPAT DISELESAIKAN DENGAN MUDAH BILA DIKERJAKAN TANPA KEENGGANAN.
*      ORANG SABAR DI SAYANG TUHAN.
*      ORANG TUA ADALAH SEGALANYA.
*      BUKU ADALAH SUMBER ILMU.
*      BERANI BERBUAT, BERANI BERTANGGUNG JAWAB.
*      BERSIH PANGKAL SEHAT.
*      HEMAT PANGKAL KAYA.



PERSEMBAHAN

Karya tulis ini saya persembahkan untuk :
1.      Bapak kepala sekolah.
2.      Bapak / Ibu guru.
3.      Karyawan / karyawati
4.      Siswa-siswi.
5.      Dan pembaca semua yang membaca karya tulis kami ini.



KATA PENGANTAR



Puji syukur kami panjatkan kehadiratMu Allah SWT karena tanpa limpah Rahmat,Hidayah dan inayahNya kepada kita, kita dapat melaksanakan dan denagan atas izinnya kami memperoleh kesempatan untuk dapt menikmati keindahan alam yang diciptakannya.

Dan dengan menikmati keindahan alam yang diciptakanNya kami dapat menyusun laporan untuk menulis informasi dan keadaan tempat OUT DOOR yang berada di Museum Kars Indonesia, Pantai Sepanjang dan Pantai indrayanti.

Laporan ini kami tulis dasar hal-hal yang kami peroleh dari kegiatan selama di perjalanan sana. Laporan perjalanan ini kami buat dengan tujuan agar pembaca mengetahui hal-hal dan keadaan yang berada di sana. Semoga pembaca senang dengan laporan yang telah kami buat ini.



DAFTAR ISI

Halaman judul..................................................................................................
Pengesahan.......................................................................................................
Motto................................................................................................................
Persembahan.....................................................................................................
Kata pengantar..................................................................................................
Daftar isi...........................................................................................................
Bab I pendahuluan
A.    Latar belakang.......................................................................................
B.     Manfaat.................................................................................................
Bab II objek wisata
A.    Museum Kars Indonesia........................................................................
B.    Pantai sepanjang...................................................................................
C.    Pantai Indrayanti...................................................................................
Bab III penutup
A.    Kesimpulan...........................................................................................
B.     Saran.....................................................................................................
Lampiran...........................................................................................................



BAB I PENDAHULUAN


A.    Latar belakang

Pada dasarnya mengadakan kegiatan  “out door” ini adalah untuk menambah wawasan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, dan supaya siswa dapat meningkatkan rasa cinta tanah air, supaya supaya tidak jauh dalam menghadapi pelajaran.

B.   Manfaat / tujuan

Manfaat / tujuan diadakan OUT DOOR ini adalah :
-         Agar menambah wawasan siswa.
-         Agar siswa tidak jauh dalam menrima pelajaran.



BAB II

A.    Museum Kars Indonesia
DSC03988-3
SEJARAH MUSEUM KARS INDONESIA

Pada tanggal 6 Desember 2004 di Gunung Kidul Provinsi Daerah Yogyakarta, Bapak Presiden RI , telah menetapkan untuk Kawasan Kars Gunung Sewu dan Gombong Selatan sebagai KawasanEco Kars. Selanjutnya pada akhir tahun 2005 Bapak presiden RI mengeluarkan instruksi presiden nomor 16 tentang Kebijakan Pembangunan Kebudayaan dan Pariwisata, di antaranya menginstruksikan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral untuk mengembangkan kawasan kars sebagai daya tarik wisata. Berdasarkan hal tersebut di atas, pada tahun 2008 Departemen ESDM c.q. Badan Geologi bersama sama pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pemerintah Kabupaten Wonogiri telah membuat kesepakatan bersama yang pada prinsipnya bersepakat untuk secara bersama sama mewujudkan terbangunnya Museum Kars Indonesia dan pada tanggal 30 Juni 2005 telah diresmikan oleh presiden RI dengan ditandatanganinya Prasasti Museum Kars Indonesia di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.
Museum Kars Indonesia ini berada di Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri; sekitar 30 km timur Kota Wonosari, atau 40 km selatan Wonogiri, dan 50 km barat Pacitan. Lokasi tersebut mudah dicapai, baik dari Yogyakarta, Jawa Tengah, maupun Jawa Timur.
Konsep pembangunan museum kars yang memadukan antara bangunan fisik dan lingkungan alam di sekitarnya merupakan proyeksi dari kegiatan indoor dan out door. Keragaman unsur kars di luar bangunan mendukung arti dan fungsi museum, sehingga konsep back to naturetercapai. Kawasan di luar museum sebagai museum alam mencakup seluruh sistem kars gunung sewu. Seluruh kawasan, baik yang terletak di kabupaten gunung kidul (DIY),  Kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah), maupun kabupaten Pacitan (Jawa Timur), tersatukan dalam kesatuan ekosistem.
Kawasan Museum Kars Indonesia mempunyai luas 24,6 Ha yang membentuk lembah di antara bukit-bukit kars yang dikelilingi beberapa situs gua dan luweng:
1.      Gua Tembus mempunyai panjang lorong 50 meter, serta mempunyai dua mulut gua.
2.      Gua Sodong dengan lorong yang panjang mempunyai bentukan stalaktit dan stalakmit yang masih hidup, dan mempunyai sungai bawah tanah serta sumber air yang telah dimanfaatkan oleh masyarakat Dusun Mudal.
3.      Gua Potro-Bunder mempunyai bentukan stalaktit dan stalakmit dengan kristal kalsit yang khas.
4.      Luweng Sapen merupakan gua vertikal dengan sungai bawah tanah di dasarnya yang telah di turap untuk memenuhi tiga dusun di Desa Gebangharjo.
5.      Gua Gilap merupakan bentukan dolina dengan tebing vertikal serta mempunyai bentukan stalaktit yang unik dan mempunyai gua di dasar dolina yang belum tereksplorasi.
6.      Di samping itu ada dua gua kecil (ceruk) di sekitarnya, yaitu Gua Mrica dan Gua Sonya Ruri.


DESAIN RUANG MUSEUM KARS INDONESIA
Desain bangunan utama museum terbagi atas lobi, dua lantai ruang peraga, dan satu lantai ruang serbaguna yang dapat berfungsi ruang theater, pemutaran film, ataupun ruang auditorium.
Ruang peraga lantai atas bertema” Kars untuk Ilmu Pengetahuan” yang berisi panel-panel, peraga tentang sebaran dan bentuk-bentuk kars di dunia, proses terjadinya batu gamping, proses terjadinya topografi kars, mineral pembentuk batu gamping (kalsit dan dolomite), serta tipe dan sebaran kars di Indonesia.
Ruang peraga lantai bawah bertema “Kars untuk Kehidupan” yang berisi panel-panel peraga tentang konservasi dn pengelolaan kawasan kars, aneka ragam nilai kawasan kars, kondisi social budaya masa lalu dan masa kini, keragaman flora dan fauna di kawasan kars, serta air dan tanah kawasan kars. Selain itu terdapat maket statis yang menggambarkan tipe-tipe utama kars yang ada di Indonesia, serta maket dinamis yang menggambarkan pembentukan kars, dan sebuah diorama yang merupakan replika  miniatur gua kars.

B.               Pantai Sepanjang

Pantai Daerah Gunung Kidul, Pantai Di Daerah Gunung Kidul Yogyakarta, Pantai Di Gunung Kidul, Pantai Di Gunung Kidul Yogya
Pantai Daerah Gunung Kidul, Pantai Di Daerah Gunung Kidul Yogyakarta, Pantai Di Gunung Kidul, Pantai Di Gunung Kidul Yogya
Wisata Pantai Gunung Kidul – Jika anda ingin bernostalgia menikmati nuansa Pantai Kuta jaman dulu, Pantai Sepanjang dapat menjadi pilihan yang tepat untuk anda. Sepanjang memiliki garis pantai yang panjang dengan hamparan pasir putih yang kealamiannya masih terjaga. Selain itu, ombak di Pantai Sepanjang ini tidak terlalu besar sehingga menambah keindahan panoramanya. Ada banyak kegiatan yang dapat anda lakukan di pantai ini, mulai dari berjemur di bawah terik matahari, bermain papan selancar, atau hanya menyusuri bibir pantai sambil menikmati keindahannya. Semuanya dapat anda nikmati di Pantai yang jaraknya beberapa kilometer dari Pantai Sundak ini. Pantai Sepanjang adalah salah satu pantai yang belum lama dibuka.

pantai di daerah gunung kidul Yogyakarta, pantai di gunung kidul, pantai di gunung kidul yogya, pantai di gunung kidul Yogyakarta, pantai di gunungkidul, pantai di gunungkidul diy, wisata pantai wonosari gunung kidul
pantai di daerah gunung kidul Yogyakarta, pantai di gunung kidul, pantai di gunung kidul yogya, pantai di gunung kidul Yogyakarta, pantai di gunungkidul, pantai di gunungkidul diy, wisata pantai wonosari gunung kidul
 Sejarah Pantai Sepanjang Wonosari Gunung Kidul
Nama Sepanjang dipilih untuk Wisata Pantai Gunung Kidul ini karena garis pantainya dinilai paling panjang jika dibandingkan dengan semua pantai yang ada di Kabupaten Gunung Kidul. Suasana yang ditawarkan di pantai ini sangatlah alami sehingga wisatawan dapat menghabiskan waktu berlama-lama di sini. Di bibir pantai terdapat tumbuhan palem serta gubug-gubug yang memiliki atap berupa daun kering. Selain itu, karang-karang yang terdapat di pantai ini masih sangat terawat sehingga enak untuk dilihat. Tidak sampai di sana, ombak yang ada di pantai ini mampu memantulkan warna biru yang memberikan kesan bahwa air lautnya masih bersih sekali. Dengan suasana seperti inilah, tidak salah jika pemerintah daerah dan investor memiliki rencana untuk menjadikan Wisata Pantai Gunung Kidul ini sebagai Pantai Kuta kedua. Bahkan, suasana yang masih alami di Pantai Sepanjang ini menjadikannya lebih dari Pantai Kuta.








Pantai Di Gunung Kidul Yogyakarta, Pantai Di Gunungkidul,
Pantai Di Gunung Kidul Yogyakarta, Pantai Di Gunungkidul,
 Minimnya Fasilitas Wisata Pantai Gunung Kidul di Pantai Sepanjang
            Perlu anda ketahui bahwa di Wisata Pantai Gunung Kidul khususnya di Pantai Sepanjang ini anda tidak akan menemukan cottage mewah ataupun fasilitas mewah karena yang dihadirkan di sini adalah kedekatan dengan alam. Hal ini bisa dibuktikan dengan menggeledah karang-karang yang ada untuk menemukan berbagai jenis biota laut dengan bentuk yang unik dan indah. Anda juga bisa menemukan limpet di bebatuan yang terdapat di sekitar pantai. Kebudayaan dari masyarakat Pantai ini juga masih begitu kental. Tidak ada bangunan permanen yang didirikan di pinggir pantai, hanya ada sejumlah gubug yang ditempati oleh masyarakat setempat. Di pinggir pantai juga bisa ditemukan ladang-ladang yang dimanfaatkan penduduk untuk menanam kedelai. Pantai yang landai serta langsung diterjang ombak juga menjadi alasan mengapa tidak ada penduduk yang melaut. Jika anda melihat ke bagian belakang, maka anda akan menemukan dua buah bukti yang bagian lerengnya dimanfaatkan penduduk untuk menanam jagung. Sementara, tanah yang berada di puncak bukti sudah dibeli oleh investor untuk membangun villa yang diharapkan dapat dijadikan tempat penginapan untuk wisatawan yang berkunjung di Wisata Pantai Gunung Kidul.






            Pantai Di Gunungkidul Jogja, Pantai Di Gunungkidul Yogyakarta, Pantai Di Kabupaten Gunung Kidul
Pantai Di Gunungkidul Jogja, Pantai Di Gunungkidul Yogyakarta, Pantai Di Kabupaten Gunung Kidul
Situs Sejarah Wisata Pantai Gunung Kidul Untuk Para Wali
 Sepanjang sendiri memiliki situs sejarah, yaitu Banyusepuh. “Banyu” yaitu air dan “sepuh” yang artinya basuh atau membasuh. Sesuai nama tersebut, tempat yang tadinya adalah mata air itu kerapkali digunakan untuk membasuh maupun memandikan. Konon, penggunanya adalah para wali yang menggunakannya untuk membasuh pusaka. Akan tetapi, saat ini situs ini hanya tinggal sebuah kubangan kering yang tidak terawat yang ditumbuhi oleh tanaman-tanaman liar.  Jika anda sudah capek berkeliling, anda bisa beristirahat sambil membeli makanan atau minuman yang dijual di gubug-gubung yang berada di sekitar pantai. Selain itu, terdapat juga lincak (tempat duduk yang terbuat dari bambu) untuk sekedar melepaskan penat, lapar ataupun dahaga. Saat senja, cobalah menengok ke arah barat untuk melihat sunset. Walau saat ini masih belum terdapat villa, tapi penduduk setempat memperbolehkan pengunjung yang ingin menginap di kediaman mereka.
Buah Tangan yang Murah Wisata Pantai Gunung Kidul di Pantai Sepanjang
            Jika anda ingin membeli buah tangan, anda tidak perlu khawatir. Beberapa penduduk yang bertempat beberapa kilometer dari pantai menjual kerajinan tangan dengan bahan dasar cangkang kerang-kerangan yang nantinya dipasarkan oleh para penduduk di sekitar pantai. Kerajinan yang dibuat cukup bervariasi, mulai dari bentuk orang-orangan, kereta kencana, jepitan, barong, dan masih banyak lagi. Harga yang dipatok terbilang murah. Walaupun murah, bukan berarti kualitasnya rendah.
Sangat menarik sekali bukan berwisata di Pantai Sepanjang? Jadi, tunggu apalagi? Akses jalannya pun mudah karena anda bisa menggunakan motor atau mobil untuk bisa ke tempat ini. Walaupun medannya naik turun atau jalannya bebatuan, sesampainya tempat Wisata Pantai Gunung Kidul ini akan terbayarkan karena panorama yang ditawarkan begitu indah.

C.   Pantai Indrayanti

Pantai Pulang Syawal atau disingkat Pantai Pulsa ini merupakan salah satu pantai yang sangat menarik diantara sekian banyak pantai di wilayah Gunungkidul. Awalnya pantai ini disebut Pantai Indrayanti. Penyebutan nama Pantai Indrayanti sebelumnya mendapat banyak kontroversi karena Indrayanti sebenarnya bukan nama pantai ini melainkan nama dari pemilik salah satu kafe dan restoran yang berada di pantai ini. Karena nama Indrayanti yang terpasang dipapan nama di cafe dan restoran pantai ini selanjutnya masyarakat menyebut pantai ini menjadi nama Pantai Indrayanti.
Sedangkan dari pemerintah sendiri menamai pantai ini dengan nama Pantai Pulang Syawal atau Pantai Pulsa. Akan tetapi pantai ini selanjutnya menjadi lebih terkenal dengan menggunakan nama Pantai Indrayanti.
http://4.bp.blogspot.com/-Wfk52jGR6Pk/UEaxmlbepwI/AAAAAAAABTE/O_WgtdG_tUY/s1600/Eksotisme+Pantai+Indrayanti.jpg
Dalam mengelola pantai ini sebagai daerah tujuan wisata, pemerintah dibantu olehi pihak swasta membawa dampak yang baik dan positif dalam perkembangan pantai ini sebagai obyek wisata yang semakin diminati banyak para wisatawan. Salah satu aturan yang merupakan salah satu cara untuk menjaga kebersihan pantai ini adalah dari pengelola pantai akan menjatuhkan denda sebesar Rp.10.000,- kepada siapapun bila terbukti melihat para wisatawan membuang sampah sembarangan.
Oleh karena itu disekitar pantai ini ditempat-tempat yang mudah dijangkau sudah disediakan tempat sampah yang dapat dipergunakan oleh para wisatawan untuk membuang sampah. Oleh karena itu di Pantai Indrayanti ini anda akan melihat pantai ini kelihatan lebih bersih dibandingkan dengan pantai lain yang berada disekitarya di wilayah Gunungkidul.
Pantai Indrayanti kendati masih tergolong pantai baru di Gunung Kidul, namun fasilitas yang tersedia cukup memadai, seperti adanya Gazebo dan permainan Jet Sky yang bisa disewa oleh para wisatawan untuk menikmati panorama keindahan pantai dari sisi lain.
Selepas bersky anda bisa beristirahat di gazebo yang terletak di tepian pantai sambil menikmati hidangan makanan dan minuman sambil menikmati pemandangan indah di lepas pantai.
Pantai ini memiliki pasir yang putih bersih terhampar di sepanjang garis pesisir pantai yang pendek yaitu sekitar 250 m, jadi untuk menyusuri pantai ini dari pojok sebelah barat sampai pojok sebelah timur tidak membutuhkan waktu yang lama.
Di sebelah barat dari pintu masuk patai ini terdapat gunung batu karang yang cukup besar dan sangat menawan dan dibalik pegunungan tersebut terdapat pantai yang berpasir putih bersih terhampar indah dan menakjubkan.
Lokasi
            Pantai Indrayanti terletak bersebelahan dengan Pantai Sundak tepatnya di Desa Sidoharjo, Kecamatan Tepus, Kabupatan Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta. Kalau ditempuh dari Yogyakarta pantai ini berjarak lebih dari 70 km dengan waktu sekitar 2 jam.
 Akses
·         Jika menggunakan kendaraan umum memakai bus jurusan Yogya – Wonosari sebesar Rp.7.000,- turun di terminal kemudian mencari angkutan ke Panti Indrayanti.
·         Jika menggunakan kendaraan pribadi :
·         Dari Yogyakarta anda bisa melewati jalut Jalan Imogiri Barat – Panggang – Saptosari – Pantai Baron – Pantai Kukup – Tepus – Pantai Krakal – Pantai Indrayanti.
·         Bisa juga Dari Yogyakarta langsung ke kota Wonosari setelah itu anda akan menemukan penunjuk arah ke pantai Indrayanti. Jarak loket retribusi dengan pantai Indrayanti 9 km.
Tarif dan Peraturan
jangan coba-coba buang sampah sembarangan jika tidak mau kena denda Rp 10.000,- Denda ini semata-mata dikenakan demi menjaga kebersihan pantai sehingga wisatawan merasa nyaman.
Jika anda ingin menghabiskan malam di Indrayanti tak perlu khawatir karena telah disediakan penginapan dengan berbagai view dan pilihan harga.Konsep penginapannya adalah kembali ke alam (back to nature).Penginapan berukuran besar disetting di bawah bukit. Sedang yang berupa rumah panggung dan gubug berada di bibir pantai.
Sambil menikmati keindahan panorama karunia Tuhan di pantai Indrayanti ini, anda bisa menyewa jetski untuk mengarungi ombaknya. Payung-payung disediakan di sepanjang bibir pantai dengan sewa Rp 20.000,- sepuasnya. Di pantai Indrayanti, anda akan disuguhi keindahan pemandangan alam yang memadukan pantai pasir putih, bukit karang, dan jernihnya air pantai berwarna biru.




BAB III
PENUTUP

1.      Kesimpulan
Kami sangat senag berwisata ke Museum Kars Indonesia, Pantai Sepanjang dan Pantai Indrayanti karena kami di sana bisa mendapatkan pengalaman pengalaman mengasyikkan apalagi di museum Kars Indonesia tempatnya sangat indah dan menarik, dan tempat yang lain yang kami kunjungi lainnya tidak kalah menarik.
2.      Saran
§  Lebih baik kita melestarikan tempat wisata Indonesia.
§  Sebaiknya kita mensyukuri segala nikmat yang diberikan berupa keindahan dan keagungan ciptaan tuhan yang maha ESA.

Semoga pembaca senang apa yang kami tulis di dalam buku ini.



LAMPIRAN


Pad tanggal                              sisiwa-siswi  mengadakan OUT DOOR tempat yang di tuju :
1.      Museum Kars Indonesia.
2.      Pantai Sepanjang.       

3.      Pantai Indrayanti.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Contoh laporan perjalanan Out Door"

Post a Comment