Candi Muncar Bubakan Girimarto : Wisata Yang Pernah Merana Kini Kian Mempesona

Wisata candi muncar di bubakan girimarto wonogiri – Hai kawan penggiat piknik, pada artikel bertajuk Anomika Traveller kali ini admin akan membagikan bagaimana sih seluk beluk candi Muncar yang sekarang semakin terkenal yang biasanya di kunjungi kaum muda-mudi berburu background foto selfie mereka.

Setelah jatipurno yang hits dengan taman wonoasri, nah kali ini akan menelusuri kecamatan sebelah yang tidak lain adalah kecamatan Girimarto, Kecamatan ini punya daya tarik yang luar biasa.

Pada kesempatan kali ini admin akan sedikit mengulas tentang tempat wisata sejarah yang mulai bangkit kembali setelah mengalami masa-masa sulitnya, dan tentunya tidak lah terlalu jauh dengan Jantung Kecamatan Girimarto yang terletak didekat waduk Muncar Bubakan Girimarto.

Jika kalian tidak asing dengan Rumah Tiban, ke utara sekitar kurang lebih 3 Km. dari beberapa pengunjung yang telah kesana dan menikmati keindahannya bahwa akses ke tempat ini tidak lah terlalu sulit dan bahkan kendaraan beroda empat sekalipun.

Sejarah Candi Muncar
Menurut beberapa warga yang tinggal di sekitaran “Candi Muncar” ini bersaksi bahwa dulunya Candi Muncar hanya sekumpulan tumpukan batu dan “Muncar” sendiri adalah air terjun yang mempuyai ketinggian lebih dari 100 Meter. Sehingga Candi ini di sebut-sebut dengan nama Candi Muncar.

Selanjutnya pindah ke bawah, nantinya kita akan di suguhkan dengan pemandangan dan bendungan Candi Muncar yang memang bendungan ini adalah bendungan buatan yang di resmikan pada tahun 1977.

Waduk Candi Muncar ini menempati tanah desa seluas 1,1 Ha merupakan daerah hutan sehingga keasriannya tidak usah ditannya lagi.

Dilansir dari beberapa sumber terpercaya bahwa pembangunan waduk ini mulai 15 Mei 1976 sampai dengan 31 Maret 1977 dan peresmiannya sendiri oleh bupati Wonogiri Kala itu Soemo Harmoyo.

Pada tahun 2013 silam Bendungan ini mengalami kisah pilu yaitu pengendapan lumpur atau sedimentasi dari waktu ke waktu semakin menebal, namun sekarang dengan kesadaran yang tinggi masyarakat Bubakan dan beberapa perangkat mulai peduli dan perhatian dengan Waduk yang di pastikan memiliki potensi wisata yang tentunya juga meningkatkan pendapatan asli daerah Kecamatan Girimarto.

Setelah pembersihan sedimentasi dan beberapa yang perlu di benahi oleh beberapa relawan membuahkan hasil yang bisa membuat nafas lega, kenapa tidak? Ternyata respon akan keberadaan tempat wisata ini sangatlah tinggi. Pengunjung bisa tembus sampai 600-an ketika hari libur dan akhir pekan.

Mayoritas pengunjung rata-rata adalah pelajar dan para muda-mudi yang gemar akan traveler dan menjelajahi wisata baru yang belum mereka ketahui dan ternyata dekat dengan daerah mereka. Semisal mereka tinggal di Kec. Jatipurno, Jatiroto, Slogohimo, Jatisrono dan daerah lainnya.

Dan saya yang kebetulan dekat dengan tempat wisata ini baru tahu akan keberadaan Candi Muncar ini. Maklum tidak terlalu perhatian akan hal jalan-jalan atau berlibur.

Para relawan ini tidak berbuat sampai di situ saja, mereka menebar bibit ikan ke waduk dan juga membangun Gazebo-gazebo dengan tujuan agar pengunjung bisa menikmati sambil bersantai.

Bagi kalian yang ingin ke tengah waduk, kalian tak perlu berenang atau pun kebingungan karena sudah ada getek yang bisa mengantar kalian ke tengah waduk untuk berfoto selfie atau hanya ingin merasakan pesona keindahan di tengah Waduk Candi Muncar ini.

Untuk sementara ini harga tiket masuk ke Tempat Wisata Candi Muncar ini di tiadakan alias gratis.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Candi Muncar Bubakan Girimarto : Wisata Yang Pernah Merana Kini Kian Mempesona"

Post a Comment